“Ayah, aku lapar.”
“Ayah, aku lapar.”
“Ayah, aku kedinginan.”
“Ayah, aku lapar.”
“Tenanglah nak, ayah janji kau tidak akan pernah kelaparan
lagi.” Katanya sambil menekan pelatuk. Air mata mengalir di pipinya.
Dan kemudian
rintihan kelaparan itu tak pernah terdengar lagi.

No comments:
Post a Comment